Thursday, 15 March 2018

Petunjuk Evolusi


Ilmu pengetahuan saat ini telah mengumpulkan beragam bukti yang mendukung teori evolusi. Beberapa bukti adanya evolusi pada makhluk hidup adalah sebagai berikut :
1.        Bukti Fosil
Fosil adalah beberapa bagian makhluk hidup yang telah mati sejak zaman dahulu dan berubah menjadi batu. Fosil dapat berupa, rangka, cangkok, biji, serangga, kotoran hewan, DNA dan zat kimia lain, serta jejak daun dan organisme yang hidup jauh di masa lalu. Kebanyakan fosil paling tidak berumur 10.000 tahun.

Catatan fosil merupakan jejak sejarah makhluk hidup yang memungkinkan kita untuk mempelajari sejarah organisme tertentu. Fosil dapat menunjukkan adanya persamaan, perbedaan, dan bentuk-bentuk peralihan dari satu spesies ke spesies lainnya. Bentuk peralihan (transitional link) membantu ilmuwan dalam menyingkapkan hubungan antara satu kelompok makhluk hidup dengan kelompok makhluk hidup lainnya. Misalnya, Archaeopteryx merupakan peralihan antara reptil dengan burung, Eustheopteron adalah ikan yang menyerupai amfibi, Seymouria merupakan reptil yang menyerupai amfibi, dan Therapsida adalah reptil yang menyerupai mamalia.

Catatan fosil terlengkap dapat ditemukan pada sejarah kuda modern Equus. Fosil paling awal dalam silsilah keturunan kuda adalah Hyracotherium. Ciri-ciri hewan tersebut adalah berukuran sebesar seekor anjing besar dan mempunyai gigi taring serta empat jari pada kaki depan dan tiga pada kaki belakang. Tubuhnya merupakan bentuk adaptasi terhadap kehidupan hutan. Makanan utamanya berupa pucuk tumbuhan semak, herba, dan pepohonan. Pada saat hutan digantikan oleh padang rumput, maka terjadi perubahan ciri tubuh, yaitu :
a.       Gigi geraham disesuaikan untuk memakan rumput saja.
b.      Anggota gerak berukuran lebih panjang sehingga mempunyai kemampuan berlari lebih cepat, tetapi kemampuan gerakan berputar berkurang.
c.       Ukuran tubuh bertambah besar.
d.      Kepala bagian depan sampai mata menjadi semakin panjang dan besar
e.       Leher semakin panjang dan luas gerakannya
f.       Pengurangan jumlah jari pada kaki sehingga lebih mampu menahan berat badan dan dapat berlari lebih cepat.

2.        Bukti Perbandingan Anatomi
Jika kita memerhatikan susunan anatomi pada beberapa kelompok hewan, kita akan menemukan adanya kesamaan struktur pada bagian tubuh tertentu. Mislanya, jika kita bandingkan antara sirip depan ikan, tungkai depan katak, buaya, burung, dan manusia, terdapat kesamaan komponen penyusun alat gerak. Alat gerak depan organisme-organisme tersebut tersusun atas tulang lengan atas, tulang telapak tangan, dan tulang jari-jari tangan. Hanya saja, masing-masing jenis tulang pada setiap hewan tersebut umumnya berbeda dalam hal ukuran.

Adanya kesamaan struktur dari berbagai jenis hewan menunjukkan adanya hubungan kekerabatan di antara mereka. Diduga bahwa hewan-hewan tersebut berasal dari nenek moyang yang sama. Perbedaan bentuk dan ukuran pada struktur organ tertentu muncul karena bertujuan untuk menyesuaikan fungsi terhadap kondisi habitat yeng berbeda-beda. Kita dapat melihat bahwa tangan pada manusia akan berbeda fungsi dengan sayap pada burung. Demikian juga halnya perbedaan sirip depan ikan dengan tungkai depan kadal. Struktur dasar beberapa organ yang sama, tetapi mempunyai fungsi yang berbeda disebut Homologi. Contoh homologi juga dapat kita temukan pada sistem sirkulasi dan urogenital vertebrata.

Kebalikan dari Homologi adalah Analogi, yaitu beberapa organ yang mempunyai fungsi sama tanpa mempertimbangkan struktur dasarnya sama atau tidak. Contohnya, analogi antara sayap kupu-kupu dengan sayap burung.

3.        Bukti Perbandingan Embriologi
Berkaitan dengan perkembangan embrio, seorang ilmuwan Jerman bernama Von Baer (1792-1876) mengatakan hal-hal berikut :
a.       Sifat-sifat umum muncul sebelum sifat-sifat khusus
b.      Perkembangan dimulai dari yang umum sekali, kurang umum, dan akhirnya ke sifat-sifat yang khusus
c.       Hewan yang satu memisah secara progresif dari hewan lainnya
d.      Beberapa hewan mempunyai bentuk embrio serupa, tetapi bentuk dewasanya berbeda.

Ilmuwan jerman lainnya, yaitu Ernest Haeckel (1834-1919), mengatakan bahwa Ontogeni merupakan peristiwa rekapitulasi (ulangan yang dipersingkat) dari Filogeni. Ontogeni merupakan proses perkembangan makhluk hidup mulai dari zigot sampai dewasa, sedangkan Filogeni adalah perkembangan makhluk hidup mulai dari makhluk hidup tingkat rendah sampai makhluk hidup tingkat tinggi.

4.        Bukti Biogeografi
Persebaran geografi organisme menunjukkan banyak keanehan yang dapat dijelaskan dengan baik sebagai hasil proses evolusi. Para ahli biologi telah mengungkapkan banyak kenyataan yang menimbulkan teka-teki mengenai kehadiran atau ketidakhadiran spesies tertentu pada berbagai benua dan kepulauan.

5.        Bukti Perbandingan Biokimia

6.        Bukti Alat Tubuh yang Tersisa
Alat tubuh yang tersisa merupakan alat tubuh yang sudah tidak berfungsi lagi, biasanya mengalami penyusutan ukuran. Alat tubuh yang tersisa dianggap sebagai bukti bahwa makhluk hidup telah berevolusi. Asumsi yang digunakan adalah pada mulanya organ-organ tubuh tersebut berukuran lebih besar dan mempunyai fungsi tertentu. Terjadinya perubahan fungsi organ menyebabkan perubahan pada organ-organ tertentu sehingga menjadi tidak berfungsi kembali seperti semula dan ukurannya mengecil.

Organ-organ yang tersisa dapat ditemukan pada manusia, antara lain umbai cacing, tulang ekor, rambut pada dada, otot penggerak telinga, selaput mata pada sudut mata bagian dalam, buah dada pada laki-laki dan gigi taring.  

No comments:

Post a Comment