Thursday, 15 March 2018

Apakah ikan merasa haus?



Ya, tentu saja, paling tidak sebagian dari ikan mengalaminya, asalkan kita menyingkirkan dahulu perasaan subjektif manusia tentang “haus”. Ada juga perbedaan substansial antar ikan laut dan ikan air tawar, dan kita perlu juga mempertimbangkan kemungkinan adanya ikan hiu yang merasa haus.

Ikan bertulang, dikenal sebagai teleosts, memiliki konsentrasi garam di dalam tubuhnya yang tidak terlalu berbeda secara dramatis dari hewan bertulang belakang yang hidup di darat. Ini berarti bahwa teleosts (ikan bertulang) dari laut atau ikan laut hidup di dalam lingkungan dengan konsentrasi garam yang jauh lebih tinggi daripada yang ada di dalam darah mereka. Kerabat mereka di air tawar ada dalam posisi yang berlawanan.

Air cenderung bergerak bersama ketinggian konsentrasi melalui membran biologis yang tertembus air seperti membran yang melindungi kebanyakan organisme dari lingkungan mereka (proses yang dikenal sebagai osmosis). Oleh karena itu, ikan laut, yang memiliki konsentrasi garam rendah dibandingkan dengan kadar air laut, akan secara konstan merembeskan air melalui dinding tubuh mereka, khususnya melalui rongga insang yang tipis dan mudah ditembus. Untuk mengganti kehilangan air ini, ikan laut harus minum, sehingga akan mudah untuk berdebat bahwa mereka dapat merasa haus. Garam yang berlebih yang mereka telan dengan meminum air laut dikeluarkan oleh sel khusus yang berada di dalam insang.

Disisi lain, ikan air tawar, tidak mungkin merasa haus. Karena hidup di dalam lingkungan yang lebih larut, mereka memiliki masalah yang berlawanan, yaitu air masuk ke dalam  dan melarutkan darah mereka. Oleh karena itu, ikan air tawar harus mengeluarkan  air yang berlebih, yang mereka lakukan dengan cara yang sama dengan yang kita lakukan, melalui air seni yang larut.

Jadi, kita kini mengetahui bahwa ikan laut dapat merasa haus dan minum, sementara ikan air tawar menghindari minum dan banyak buang air kecil. Akhirnya, ikan hiu, ikan hiu kecil (dogfish), ikan pari, yang bertulang rawan dan bukan bertulang keras dan disebut elasmobranch, adalah juga ikan laut (dengan sedikit pengecualian pada ikan air tawar di Amerika Tengah dan Selatan). Walaupun konsentrasi garam anorganik dalam darah mereka tidaklah berbeda secara dramatis dari ikan laut bertulang, mereka memiliki sedikit ketinggian osmotik atau tidak sama sekali antara darah dan air laut. Ini karena mereka mempertahankan molekul organik, yang utama adalah urea (carbamide) dan trimethylamine oxide (TMAO). Dengan demikian, ikan hiu yang cerdik menghindari aliran air osmotik dari permukaan tubuh mereka, dan tidak akan merasa terlalu haus.  

No comments:

Post a Comment